BANDUNG-ZOO-RENAI-SANCE-MENGUBAH-MASA-LALU-MENUJU-MASA-DEPAN-LEBIH-CERAH
π
ππ
°ππ
°-π
±π
°π
½π
³ππ
½π
Ά1.π
²π
Ύπ
Ό, BANDUNG -
Kebun Binatang yang menjadi aset Pemkot Bandung dan Kemenhut menjadi izin Yayasan margasatwa Tamansari, ini kesempatan emas untuk membuat perubahan positif!
Pemerintah Kota Bandung, dengan pemindahan aset Kebun Binatang,dan pencabutan izin Yayasan Margasatwa Tamansari ( YMT)
Menjadi pemikiran baru inovasi baru , perencanaan akan dibuat Ruang Terbuka Hijau ( RTH), dari hasil pengamatan dan analisis saya, beberapa input dan ide gagasan yang patut di perhitungkan pemerintah kota Bandung, diantaranya :
1.Kebun Binatang Modern: Ubah Kebun Binatang menjadi kebun binatang modern yang ramah lingkungan, dengan fasilitas yang lebih baik untuk hewan dan pengunjung.
2. Lahan Terbuka Hijau ( RTH) : Seperti yang sudah direncanakan, buatlah RTH yang luas dan indah , dengan fasilitas rekreasi dan edukasi untuk masyarakat.
3.Konservasi dan Edukasi: Fokus pada konservasi dan edukasi tentang keanekaragaman hayati, dengan program- program yang menarik dan interaktif.
4.Wisata Alam :
Kembangkan wisata alam yang berkelanjutan, dengan kegiatan seperti hiking , birdwatching ,dan lain-lain.
Dalam hal ini tentu yang paling penting, adalah melibatkan masyarakat dan stakeholder dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan, agar hasilnya bisa sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat.
Ide gagasan lainya yang lebih spektakuler diantaranya :
1.Kebun Binatang Vertikal : Bagun kebun binatang vertikal yang modern, dengan fasilitas yang ramah lingkungan dan tidak mengurangi RTH .Ini bisa menjadi ikon" baru Kota Bandung!
2.Kebun Binatang dalam RTH : Integrasikan kebun binatang dengan RTH , sehingga pengunjung bisa menikmati alamdan satwa dalam satu lokasi.
3.Kebun Binatang Konservasi : Fokus pada Konservasi dan penelitian, dengan kebun binatang yang menjadi pusat konservasi dan edukasi tentang keanekaragaman hayati.
4.Kebun Binatang Interaktif : Buat kebun binatang yang interaktif dengan pengalaman yang unik dan edukatif bagi pengunjung, seperti interaksi dengan hewan, wahana, dan lain-lain.
Yang perlu paling penting, memastikan bahwa kebun binatang tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi hewan dan pengunjung.
Untuk pengelola dan biaya perawatan,ada beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan :
1. BUMN atau BUMD :
Pemerintah bisa membentuk BUMN atau BUMD untuk mengelola kebun binatang dan RTH, dengan biaya operasional yang diambil dari pendapatan tiket masuk dan sponsor.
2.Kerjasama dengan Swasta: Pemerintah bisa bekerja sama dengan perusahaan mengelola kebun binatang dan RTH, dengan biaya operasional yang diambil dari pendapatan tiket masuk dan sponsor.
3.Dinas Pariwisata : Pemerintah bisa menunjuk Dinas Pariwisata untuk mengelola kebun binatang dan RTH , dengan operasional yang diambil dari APBD .
4.Crowdfunding : Pemerintah bisa melakukan crowdfunding untuk mengumpulkan dana dari masyarakat untuk biaya perawatan kebun binatang dan RTH ...
Untuk biaya perawatan, bisa dipertimbangkan :
1. Tiket Masuk: Biaya tiket masuk bisa digunakan untuk biaya perawatan kebun binatang dan RTH.
2.Sponsor : Pemerintah bisa mencari sponsor dari perusahaan - perusahaan untuk membantu biaya perawatan.
3. Donasi: Masyarakat bisa melakukan donasi untuk perawatan Kebun binatang dan RTH.
Anggaran Pemkot memang terbatas, jadi perlu kreatif mencari sumber dana lain .Bisa meminta bantuan dari :
1. CSR Perusahaan: Banyak perusahaan yang memiliki program CSR ( Corporate Sosial Responsibilty ) yang bisa dimanfaatkan untuk membantu biaya perawatan kebun binatang dan RTH.
2.Donatur : Bisa mencari donatur yang peduli dengan lingkungan dan konservasi untuk membantu biaya perawatan.
3.Grant : Bisa mencari grant dari organisasi internasional atau lembaga donor yang peduli dengan lingkungan dan konservasi.
4.Kerjasama dengan Universitas : Bisa bekerja sama dengan universitas untuk melakukan penelitian dan pengembangan di kebun binatang dan RTH, sehingga bisa mendapatkan dana penelitian.
5.Pariwisata : Bisa mengembangkan pariwisata di kebun binatang dan RTH , sehingga bisa meningkatkan pendapatan dari tiket masuk dan lain' - lain
Tapi, yang paling penting adalah transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana, sehingga masyarakat bisa percaya dan mendukung.
Untuk setingkat kota Bandung, kebun binatang biasanya dibawah pengawasan :
1. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur kegiatan kebun binatang terkait dengan lingkungan hidup.
2. Dinas Pariwisata : Dinas pariwisata bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memprosikan kebun binatang sebagai destinasi " wisata"
3. Badan Pengawasan Lingkungan Hidup ( BPLH ) : BPLH bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengatur kegiatan kebun binatang terkait dengan lingkungan hidup.
Namun, perlu diingat bahwa pengawasan kebun binatang juga melibatkan lembaga lain seperti Perhimpunan Kebun Binatang Indonesia ( PKBI) dan organisasi konservasi lainnya.
Dari segi pengelolaan, perlu dilakukan :
1. Reorganisasi struktur organisasi: Memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan kapasitas SDM.
2. Peningkatan transparansi dan akuntabilitas: Meningkatkan Transparansi dan Akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dan operasional.
3. Pengembangan strategi konservasi: Mengembangkan strategi konservasi yang efektif untuk melindungi hewan dan lingkungan.
Dari segi jenis hewan, perlu dilakukan :
1. Evaluasi Koleksi Hewan : Mengevaluasi koleksi hewan yang ada dan memprioritaskan spesies yang perlu dilindungi.
2. Pengembangan habitat : Mengembangkan habitat yang sesuai untuk hewan - hewan yang ada.
3. Peningkatan Kesejahteraan hewan: Meningkatkan kesejahteraan hewan dengan menyediakan lingkungan yang lebih baik.
Dari segi bangunan , perlu dilakukan :
1. Renovasi bangunan : Merenovasi bangunan yang sudah tua dan tidak sesuai dengan standar.
2. Pengembangan fasilitas: Mengembangkan fasilitas yang lebih baik untuk pengunjung dan hewan, seperti kandang yang lebih luas dan fasilitas edukasi.
3. Peningkatan keamanan: Meningkatkan keamanan untuk pengunjung dan hewan.
Jika sangat diperlukan dan menjadi kebanggaan ikonik Kota Bandung, Kebun Binatang dilakukan perubahan besar - besaran, yang perlu dilakukan di kebun binatang bisa meliputi :
1. Transformasi menjadi kebun binatang modern : Mengubah konsep kebun binatang tradisional menjadi kebun binatang modern yang lebih interaktif, edukatif, dan ramah lingkungan.
2. Pengembangan habitat alami : Mengubah kandang - kandang hewan menjadi habitat alami yang lebih luasdan sesuai dengan kebutuhan hewan.
3. Peningkatan kesejahteraan hewan: Meningkatkan kesejahteraan hewan dengan menyediakan lingkungan yang lebih baik, makanan yang lebih seimbang, dan perawatan yang lebih baik.
4. Pengembangan program edukasi : Mengembangkan program edukasi yang lebih efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konservasi dan lingkungan.
5.Peningkatan keamanan: Meningkatkan keamanan untuk pengunjung dan hewan dengan memasang sistem keamanan yang lebih canggih dan meningkatkan pengawasan.
6. Pengembangan fasilitas : Mengembangkan fasilitas yang lebih baik untuk pengunjung seperti restoran, toko,dan fasilitas rekreasi lainya
7. Kerjasama dengan organisasi konservasi : Bekerja sama dengan organisasi konservasi dan lembaga penelitian untuk meningkatkan upaya konservasi dan penelitian di kebun binatang.
Perubahan besar - besaran. Ini memerlukan komitmen dan kerja sama dari semua pihak, termasuk pemerintah, pengelola kebun binatang, dan masyarakat.
Semoga saja hal tersebut diatas , dijadikan pembahasan bersama yang terkait lainnya.
PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK DAN POLITIK.
R. WEMPY SYAMKARYA.S.H.M.H.

Komentar
Posting Komentar