Suara-Bandung1.com-Mengkritik-Keras-Pemkot-Bandung-di-Bawah-Kepemimpinan-M.-Farhan



πŸ…‚πŸ†„πŸ…°πŸ†πŸ…°-πŸ…±πŸ…°πŸ…½πŸ…³πŸ†„πŸ…½πŸ…Ά1.πŸ…²πŸ…ΎπŸ…Ό,Media independen Suara-Bandung1.com menyampaikan kritik keras terhadap Pemerintah Kota Bandung yang dipimpin oleh M. Farhan, menyusul sikap diam dan tidak adanya tindakan tegas terhadap jajaran pejabat yang terindikasi melakukan pelanggaran. Dalam pandangan redaksi, sikap pasif tersebut mencerminkan lemahnya komitmen terhadap prinsip good governance dan akuntabilitas publik.


Ketika indikasi pelanggaran muncul di tubuh birokrasi, publik berharap wali kota tampil sebagai pemimpin yang berani, transparan, dan tegas. Namun, yang terjadi justru sebaliknya — tidak ada langkah konkret, tidak ada klarifikasi terbuka, dan tidak ada sanksi yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan disiplin aparatur.


Suara-Bandung1.com menilai bahwa pembiaran semacam ini berpotensi merusak moral birokrasi dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Bandung. Pemerintahan yang sehat tidak bisa dibangun di atas kompromi dan pembiaran terhadap pelanggaran.


Redaksi menegaskan, diamnya M. Farhan bukanlah bentuk kehati-hatian, melainkan tanda lemahnya kepemimpinan moral dan politik. Seorang wali kota seharusnya menjadi teladan dalam menegakkan integritas, bukan justru membiarkan dugaan pelanggaran berlalu tanpa kejelasan.


Bandung membutuhkan pemimpin yang berani menegakkan kebenaran, bukan yang memilih aman dengan menutup mata terhadap kesalahan bawahannya. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka kepercayaan publik terhadap Pemkot Bandung akan semakin tergerus, dan citra pemerintahan bersih hanya akan menjadi slogan tanpa makna.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPP-Bentuk-Pansus-dan-Gelar-Aksi-di-Depan-Gedung-Sate-Petani-Bergerak-Lawan-Stagnasi-dan-Korupsi-Desa

Tragedi-Ngada-Jadi-Cermin-Nurani-Bangsa:-RPABI-Serukan-Gerakan-Nasional-Peduli-Anak-Sekolah-Miskin

Kasatpol-PP-Kota-Bandung-Angkat-Bicara-Soal-Dugaan+Penyalahgunaan-Wewenang-oleh-Oknum-Anggota