Ketua-Umum-RPABI-Rahmien-Liomintono-Eksplorasi-Wisata-Alam-Lombok-Nusa-Tenggara-Barat-Menyatu-dengan-Alam-Menggali-Inspirasi-Literasi-dan-Ekowisata
π ππ °ππ °-π ±π °π ½π ³ππ ½π Ά1.π ²π Ύπ Ό, Lombok, Nusa Tenggara Barat — Ketua Umum Rumah Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI), Rahmien Liomintono, melakukan eksplorasi ke sejumlah destinasi wisata alam di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menggali potensi wisata edukatif dan ekowisata yang dapat dikembangkan sebagai inspirasi program literasi, pendidikan karakter, serta pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.
Desa Wisata Lembar Selatan
Desa Lembar Selatan dikenal sebagai kawasan pesisir yang memadukan keindahan alam, budaya, dan edukasi lingkungan.
Pantai Cemare: Hamparan pasir putih dengan deretan pohon cemara dan air laut jernih, dilengkapi dermaga kayu panjang yang menjadi spot foto favorit wisatawan.
Hutan Mangrove: Area konservasi seluas 70 hektare dengan sembilan spesies mangrove dan beragam biota laut, menawarkan wisata edukatif melalui jalur perahu (mangrove cruise).
Makam Keramat di Tengah Laut: Makam Syekh Al-Baghdadi yang dapat diakses dengan sampan, menjadi daya tarik wisata religi dan sejarah lokal.
Panorama Pelabuhan & Senja: Pemandangan kapal feri, perahu nelayan, dan matahari terbenam yang memukau di ufuk barat.
Kuliner & Kerajinan Lokal: Sajian ikan bakar, terasi khas Lombok, serta tenun dan kerajinan pandan menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan.
Kecamatan Sekotong dan “12 Gili Rahasia”
Sekotong dikenal dengan gugusan pulau kecil yang disebut “12 Gili Rahasia”, menawarkan pesona laut jernih, pantai putih, dan suasana alami yang tenang.
Gili Nanggu, Sudak, Tangkong, dan Kedis: Dapat diakses dari Dermaga Tawun atau jalur laut dari Lembar. Cocok untuk snorkeling, berenang, dan bersantai. Gili Kedis bahkan dijuluki “pulau romantis” karena bentuknya menyerupai hati.
Gili Gede, Asahan, dan Layar: Pulau-pulau lebih besar dengan fasilitas resor mewah dan aktivitas bahari seperti berkuda di pantai dan snorkeling.
Gili Poh, Lontar, Goleng, Rengit, dan Genting: Menawarkan keindahan bahari alami dan ketenangan khas Lombok.
Seluruh gili di kawasan Sekotong dapat dijangkau melalui jalur laut dari Pelabuhan Lembar, menjadikannya titik strategis wisata bahari Lombok Barat.
Pantai Senggigi: Ikon Wisata Lombok Barat
Pantai Senggigi merupakan ikon wisata pantai Lombok Barat yang terkenal dengan pasir putih, ombak tenang, dan panorama matahari terbenam yang menawan.
Lokasi: Desa Senggigi, Kecamatan Batu Layar, sekitar 10–15 km dari Kota Mataram dan 1,5 jam dari Bandara Internasional Lombok.
Akses: Dapat ditempuh melalui jalur darat maupun laut dari Pelabuhan Lembar, memberikan pengalaman perjalanan pesisir yang mempesona.
Daya Tarik: Ombak tenang aman untuk berenang, taman bawah laut untuk snorkeling, serta sunset spektakuler dengan latar Gunung Agung di Bali.
Aktivitas: Berenang, bermain kano, snorkeling, fotografi, hingga menikmati kuliner laut di tepi pantai.
Suasana Malam: Gemerlap lampu di bibir pantai menciptakan suasana romantis dengan deretan kafe dan restoran.
Fasilitas: Akomodasi beragam, restoran, pasar seni, dan akses transportasi yang mudah.
Spot Tambahan: Pura Batu Bolong yang berdiri di atas batu karang menjorok ke laut menjadi ikon spiritual dan fotografi di kawasan ini.
Kunjungan ke Kampung Halaman
Selain mengunjungi berbagai destinasi wisata alam, Rahmien Liomintono juga menyempatkan diri untuk mampir ke kampung halamannya yang berlokasi tidak jauh dari Desa Lembar Selatan. Dalam suasana penuh keakraban, ia mengadakan acara syukuran sederhana bersama keluarga dan warga sekitar.
Kedatangan Ketua Umum RPABI tersebut disambut hangat oleh masyarakat setempat yang antusias menyambut putra daerah yang kini aktif berkiprah di bidang pendidikan dan sosial nasional. Momen kebersamaan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus refleksi nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang menjadi semangat utama RPABI.
Penutup
Kunjungan Rahmien Liomintono ke berbagai destinasi wisata di Lombok Barat menegaskan komitmen RPABI dalam mengintegrasikan nilai pendidikan, sosial, dan pelestarian lingkungan. Melalui pendekatan ekowisata dan literasi alam, RPABI berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap potensi lokal yang berkelanjutan. Eksplorasi ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara wisata, pendidikan, dan spiritualitas, menjadikan Lombok sebagai inspirasi wisata edukatif dan ekologis Indonesia.




Komentar
Posting Komentar