RPABI-Perkuat-Sinergi-Inklusif-Pemerhati-Disabilitas-Lingkungan-dan-Pendidikan-Bersatu-dalam-Diskusi-Silaturahmi


Bandung, 22 November 2025 — Rumah Relawan Pendidikan Anak Bangsa Indonesia (RPABI) menggelar kegiatan Diskusi Silaturahmi yang dihadiri oleh sejumlah tokoh pemerhati disabilitas, pemerhati lingkungan, pemerhati pendidikan, serta rekan media. Acara berlangsung di kantor Media Suara-Bandung.com dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring kemitraan antara RPABI dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi penyandang disabilitas. Diskusi ini menjadi wadah berbagi gagasan dan pengalaman untuk memperkuat sinergi menuju Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:


Bunda Dra. Hj. Hayati Setia Kartadinata, BA, SIP, MIM, Ketua Yayasan Gemar Tafaqur Center (GTC)

Bunda Haina Otaya, pensiunan guru SMPN 5 Bandung

Jajang Komarudin, pemerhati disabilitas

Abdul Hamid, pemerhati lingkungan

R.H. Mochamad Purwanto, tokoh masyarakat dan ustadz Jaenal Muttaqin 

Burhanudin, jurnalis Kompas86.com

Kiki Amalluki, pemerhati pendidikan

Ketua Umum RPABI, Rahmien Liomintono, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya RPABI memperluas sinergi lintas sektor. “RPABI berkomitmen menjadi wadah kolaboratif bagi semua pihak yang peduli terhadap kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.

Dalam diskusi, para peserta menyoroti pentingnya akses pendidikan yang setara, pelatihan keterampilan bagi penyandang disabilitas, serta pendidikan berbasis lingkungan dan karakter. Pemerhati pendidikan menekankan perlunya inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Perwakilan media, Burhanudin dari Kompas86.com, menegaskan pentingnya peran jurnalisme dalam mengangkat isu-isu sosial dan pendidikan agar lebih mendapat perhatian publik. Kolaborasi antara media dan lembaga sosial seperti RPABI dinilai strategis untuk memperluas dampak positif di masyarakat.

Diskusi ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaraktivis sosial dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun Indonesia yang lebih inklusif, berdaya, dan berkeadilan. RPABI berencana menindaklanjuti hasil diskusi ini dengan program konkret yang melibatkan komunitas disabilitas, lembaga pendidikan, dan mitra media.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SPP-Bentuk-Pansus-dan-Gelar-Aksi-di-Depan-Gedung-Sate-Petani-Bergerak-Lawan-Stagnasi-dan-Korupsi-Desa

Tragedi-Ngada-Jadi-Cermin-Nurani-Bangsa:-RPABI-Serukan-Gerakan-Nasional-Peduli-Anak-Sekolah-Miskin

Kasatpol-PP-Kota-Bandung-Angkat-Bicara-Soal-Dugaan+Penyalahgunaan-Wewenang-oleh-Oknum-Anggota