“Mereka-Tak-Melihat-Dunia-Tapi-Melihat-Surga-Harmoni-Iman-di-Masjid-Ar-Rohman”
Masjid Ar-Rohman, Pusat Pelayanan Sosial Griya Harapan Difabel, Cimindi
Kamis Maghrib, 20 November 2025
Sebuah momen penuh makna tersaji di Masjid Ar-Rohman, ketika gema ayat suci Al-Qur’an menggema dari suara lembut Kang Aja, seorang tunanetra kelas sebelas SMA Wiyataguna Bandung, Jawa Barat. Dengan penuh kekhusyukan, ia melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an melalui tulisan Braille yang dikuasainya dengan fasih.
Keharuan semakin terasa ketika seorang penyandang tunarungu melanjutkan bacaan sambung ayat, sementara seorang tuna daksa menerjemahkannya ke dalam bahasa isyarat. Sebuah kolaborasi yang melampaui batas fisik, menghadirkan harmoni spiritual yang menyentuh hati setiap hadirin.
Kolaborasi ini bukan sekadar kegiatan keagamaan, melainkan perwujudan kasih, empati, dan kebersamaan yang lahir dari relung hati terdalam. Di antara derai air mata bahagia, suasana syahdu menyelimuti jamaah yang larut dalam rasa syukur kepada Allah Yang Maha Kuasa.
Alhamdulillaah, kebersamaan dengan para sahabat difabel menjadi pengingat bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk memuliakan kalam Ilahi. Kang Aja, meski tak mampu melihat dunia, mampu “melihat” keindahan ayat-ayat Al-Qur’an dengan mata hati yang jernih.
Terima kasih kepada Kang Aja atas suara merdu dan bacaan Braille yang fasih. Semoga setelah lulus SMA, langkahnya dimudahkan untuk menuntut ilmu di pesantren impiannya. Semoga pula setiap harapan yang disertai air mata dan doa tulus dikabulkan oleh Allah ‘Azza wa Jalla.
Wallahu a’lam bish-shawab.
#hayatisetiakartadinata @gtc.bdg5.cp082220000854

Komentar
Posting Komentar